Jangan Bertanya!
Jangan bertanya kepada matahari, ia hanya akan menjawabmu dengan
angkuh, sambil menyoroti matamu dengan sinarnya, ya, juga menyengat
tubuhmu dengan panasnya..
Jangan mengatakan, “Apa kabar?” kepada bulan,
Ia hanya akan mengacuhkanmu, tanpa tersenyum sedikitpun ke arahmu.
Apalagi menanyakan kabar kepada pelangi, yang walaupun indah, ia pun tak akan menjawabmu dengan sepatah kata.. Warnanya juga memudar seketika, hanya, pemuas mata sekejap.
Jangan bertanya kepada bintang-bintang,
Ya, walau jumlahnya bermiliaran, mereka hanya menjawabmu dengan kerlipan.. Kerlipan yang siapapun tak tahu artinya kecuali Tuhan..
Jangan pula bertanya kepada lautan,
Teriakanmu hanya akan ditelannya. Awalnya ombak akan menerjang suaramu, dan lama-kelamaan terbawa arus hingga ke tengah samudera..
Apa? Kau ingin bertanya kepada awan-awan?
Coba tanyakan ke mana angin akan membawa mereka, apa mereka bisa menjawab?
Ya, mereka hanya bisu, menunggu kapan mereka sampai di tujuan..
Kepada halilintar apalagi.
Ia hanya akan menjawabmu dengan teriakan keras disertai kilatannya yang terang, yang hanya akan membuat engkau lupa pada pertanyaanmu sendiri.
Tapi bertanyalah kepada Tuhan, ya, walaupun jawabannya tak langsung kau dengar, tapi ingatlah, Ia selalu memberi engkau jawaban terbaik.
26th February — 7 notes ❤
Jangan mengatakan, “Apa kabar?” kepada bulan,
Ia hanya akan mengacuhkanmu, tanpa tersenyum sedikitpun ke arahmu.
Apalagi menanyakan kabar kepada pelangi, yang walaupun indah, ia pun tak akan menjawabmu dengan sepatah kata.. Warnanya juga memudar seketika, hanya, pemuas mata sekejap.
Jangan bertanya kepada bintang-bintang,
Ya, walau jumlahnya bermiliaran, mereka hanya menjawabmu dengan kerlipan.. Kerlipan yang siapapun tak tahu artinya kecuali Tuhan..
Jangan pula bertanya kepada lautan,
Teriakanmu hanya akan ditelannya. Awalnya ombak akan menerjang suaramu, dan lama-kelamaan terbawa arus hingga ke tengah samudera..
Apa? Kau ingin bertanya kepada awan-awan?
Coba tanyakan ke mana angin akan membawa mereka, apa mereka bisa menjawab?
Ya, mereka hanya bisu, menunggu kapan mereka sampai di tujuan..
Kepada halilintar apalagi.
Ia hanya akan menjawabmu dengan teriakan keras disertai kilatannya yang terang, yang hanya akan membuat engkau lupa pada pertanyaanmu sendiri.
Tapi bertanyalah kepada Tuhan, ya, walaupun jawabannya tak langsung kau dengar, tapi ingatlah, Ia selalu memberi engkau jawaban terbaik.
26th February — 7 notes ❤
❝
Awan memucat, hujan berhenti mendadak.. Hanya petir yang masih bersuara keras memekik telinga. Ya, kala kecup kita memisah..
— Manusia Biasa
13th February — 0 notes ❤
❝
Jika aku seekor merpati, aku tak akan mengepakkan sayapku sekalipun, ketika aku telah hinggap di hatimu.
Ya, aku ingin membuat sangkar rindu, untuk kutempati seumur hidupku.
Ya, aku ingin membuat sangkar rindu, untuk kutempati seumur hidupku.
— Manusia Biasa
4th February — 2 notes ❤
Sangkar untukku.
Jika aku seekor merpati, aku tak akan mengepakkan sayapku sekalipun, ketika aku telah hinggap di hatimu.
Ya, aku ingin membuat sangkar rindu, untuk kutempati seumur hidupku.
1st January — 6 notes ❤
Ya, aku ingin membuat sangkar rindu, untuk kutempati seumur hidupku.
1st January — 6 notes ❤
Cinta layak air yang tenang..
Setenang-tenangnya air, ia akan menghanyutkanmu.
Dalam, hingga ke dasar.
Layaknya matamu yang begitu tenang hingga aku langsung tenggelam oleh keheningan..
25th December — 7 notes ❤
Dalam, hingga ke dasar.
Layaknya matamu yang begitu tenang hingga aku langsung tenggelam oleh keheningan..
25th December — 7 notes ❤
❝
Tatapanmu tajam, menusuk hingga membuyarkan lamunanku. Ucapanmu lembut, membelai hingga marasuk ke kalbu. Kau satu, malaikatku.
— Manusia Biasa
24th December — 1 note ❤
Andai pintu ke mana saja itu ADA, aku hanya
meminta ia membawaku memasuki hatimu yang sekian lama tertutup rapat.
Mungkin aku bisa mengisinya, dan meneranginya.
1 note — REBLOG
24th December — 1 note ❤
❝
Orang yang memandang rendah
orang lain, secara tak sengaja merendahkan dirinya sendiri dihadapan
orang lain.. Tetapi orang yang rendah diri, tidak akan pernah dianggap
rendah oleh orang lain..
— Manusia Biasa
24th December — 2 notes ❤
❝
Aku tak dapat memejamkan mataku walau sepersekian detikpun, ketika melihatmu melintas, tepat didepanku.
— Manusia Biasa
24th December — 34 notes ❤
Merindu..
Aku selalu merindumu.
Merindumu dari setiap kata yang aku ucapkan, dan setiap nada yang kulantunkan.
Aku merindumu disetiap ombak yang menghantam keras batu karang.
Hingga memecah keheningan.
Apa kau ingat, ribuan sajak yang aku bacakan, atau puluhan lagu yang kau ciptakan, lalu kita nyanyikan bersama?
aku merindukan saat-saat itu.
Terakhir, kita bermesraan di bawah hujan, hangat.
Aku tak merasa kedinginan sedikitpun.
Yang ku lihat hanya bibirmu yang membiru, lalu bergetar.
Ya, sampai kulihat darah segar keluar dari hidungmu.
Tapi kau masih sempat tertawa.
Tersenyum manis, sambil menghapus air mataku yang tersamarkan hujan.
Aku menangis?
Sejak kapan aku bisa menangis?
Ya, sejak kepergianmu, sampai sekarang.
Aku selalu merindumu.
Merindumu, datang ke mimpiku.
Lalu mengecup keningku, hangat.
24th December — 12 notes ❤
Merindumu dari setiap kata yang aku ucapkan, dan setiap nada yang kulantunkan.
Aku merindumu disetiap ombak yang menghantam keras batu karang.
Hingga memecah keheningan.
Apa kau ingat, ribuan sajak yang aku bacakan, atau puluhan lagu yang kau ciptakan, lalu kita nyanyikan bersama?
aku merindukan saat-saat itu.
Terakhir, kita bermesraan di bawah hujan, hangat.
Aku tak merasa kedinginan sedikitpun.
Yang ku lihat hanya bibirmu yang membiru, lalu bergetar.
Ya, sampai kulihat darah segar keluar dari hidungmu.
Tapi kau masih sempat tertawa.
Tersenyum manis, sambil menghapus air mataku yang tersamarkan hujan.
Aku menangis?
Sejak kapan aku bisa menangis?
Ya, sejak kepergianmu, sampai sekarang.
Aku selalu merindumu.
Merindumu, datang ke mimpiku.
Lalu mengecup keningku, hangat.
24th December — 12 notes ❤
❝
❝
Baru saja aku kejatuhan beribu-ribu tetesan hujan.
Tapi entah kenapa, saat itu pula kenangan akanmu seketika terhapus.
Apa mungkin hujan ini telah mencuci habis seluruh ingatanku terhadapmu?
Tapi entah kenapa, saat itu pula kenangan akanmu seketika terhapus.
Apa mungkin hujan ini telah mencuci habis seluruh ingatanku terhadapmu?
— Manusia Biasa
23rd December — 7 notes ❤
Terkadang aku merasa kesepian walau berada di tengah-tengah keramaian.
Aku juga merasa seperti lagu yang liriknya sangat sendu.
Walau diiringi berbagai macam instrument yang megah, tapi tetap tak bisa mencegahku untuk menitikkan air mata.
Aku juga merasa seperti lagu yang liriknya sangat sendu.
Walau diiringi berbagai macam instrument yang megah, tapi tetap tak bisa mencegahku untuk menitikkan air mata.